Saya perlu menegaskan bahwa kita tidak terlahir ke dunia fana ini kecuali untuk membawa peran sebagai seorang pemimpin. Allah tidak main-main dengan firman-Nya sebagai berikut “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi. Mereka bertanya (tentang hikmat ketetapan Tuhan itu dengan berkata): Adakah Engkau (Ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah (berbunuh-bunuhan), padahal kami [ Read More ]
32. boleh kalau mau dikatakan bahwa beliau adalah pemegang saham terbesarbagi fenomena kebangkitan islam abad ke-20 ) 31. istimewa dari ikhwan, dia tetap hidup dan terus hidup walau walau dengan kematian albanna, karena beliau mewariskan sistem 30. tapi jika hidupnya bermanfaat untuk orang banyak, dia akan hidup sebagai manusia besar, dan tidak akan pernah mati 29. tapi denganrlah perkataan Sayyid Quthb. siapa yang hidupnya untuk diri sendiri maka ia akan [ Read More ]
33. saya ulangi sekali lagi, karena kita adalah seorang PEMIMPIN 32. kita hanya menjalankan tugas kepemimpinan, karena kita adalah pemimpin, dalam skala individu, juga kolektif 31. perihal mereka beriman atau tidak, menyembah Allah atau bukan, itu pilihan mereka, mereka yang nanti akan mempertanggungjawabkan 30. hingga tidak ada lagi penghalang atau sekat bagi manusia untuk menyembah Allah, beribadah kepada-Nya 29. mari memimpin, mari bekerja, kita buat peradaban ini mempunyai cita rasa [ Read More ]
40. mari, akselerasi kita menentukan waktu peralihan itu, semakin cepat semakin baik. sekian tweps tentang #Peradaban ) 39. karena cara kita memimpin #Peradaban bergantung kepada cara kita memahami dunia. 38. kita bersiap untuk membangun #Peradaban dunia, maka kita harus mempunyai penegtahuan yang utuh tentangnya 37. pengetahuan melahirkan pemahaman, pemahaman yang utuh sendiri memudahkan kita untuk bekerja #Peradaban 36. pengetahuan membuat kepemimpinan kolektif jadi berdaya. pengetahuan itu sendiri memang menjadi sarana [ Read More ]
Sekarang lagi demam #N5M dengan mantra sakti: Man Jadda Wajada. Siapa bersungguh2 maka dia akan berhasil Nah, sebagai alumni pesantren, selain Pepatah itu, ada 2 pepatah atau mantra lain yang juga tidak kalah luar biasa. Nanti sy jelaskan Yang pertama adalah: man shabara zhafira (siapa yang bersabar maka ia akan beruntung). Selanjutnya: man saara ‘aladdharbi washala (mereka yang berjalan pada jalannya akan sampai pada tujuan). Yang pertama tentang kesabaran, lalu [ Read More ]
……………………………………… Seperti memoar yang menyerupai novel atau novel yang disajikan dalam bentuk memoar, yang pasti Gramedia tidak meletakkan buku ini pada kelompok novel tapi termasuk ke dalam kategori buku baru. Seperti yang pernah saya singgung di awal tulisan ini bahwa Penulis sangat ingin sekali berbagi pengetahuan dan pengalamannya selama 30 hari menjalani penelitian internasional tentang kelautan dengan kita sebagai pembaca, suka duka menjalani hari-hari itu dan yang pasti kehidupan berintelektualnya [ Read More ]
Namanya I Made Andi Arsana, seorang Mahasiswa Indonesia yang sedang menyelesaikan Program Doktor nya di Wollongong University, kampus yang berlokasi di Negara Bagian New South Wales, beberapa kilometer dari Sydney, seperti yang kita ketahui juga bahwa cukup banyak juga kampus ternama yang berlokasi di Negara Bagian ini. Seperti misalnya The Australian National University (ANU) yang yang main campus nya berlokasi di Canberra (Ibukotanya Australia), ada juga University of Sydney dan [ Read More ]
Ada baiknya kita membuka kembali The Road to The Empire, sebuah novel karangan Sinta Yudisia. Nah, pada permulaan chapter 8 kita akan menemukan Puisi berikut : Rahasia keabadian hidup terletak dalam perwujudan Cita-cita yang tak kenal henti Indah nian memang, menjadikan hehidupan Sebuah perjuangan yang tak kunjung usai (Muhammad Iqbal) Maaf, kita tidak sedang hendak mendiskusikan atau membahas novel tersebut dalam bentuk resensi atau sejenisnya. Hanya ingin memberitahu kalau [ Read More ]
Saya teringat beberapa tahun yang lalu pernah membaca cerpen (cerita pendek) yang berjudul : di antara dua khotbah, sebuah cerpen yang dimuat di majalah annida, yaa isinya bercerita tentang sebuah pergulatan sosio-antropologis yang harus dihadapi oleh seorang perempuan mantan aktivis kampus dalam mempertahankan aqidahnya. Eh, jangan dulu membayangkan kalau mantan aktivis itu sedang menghadapi misionaris dari agama lain yang mencoba untuk memurtadkannya, tapi pergulatan dalam menyikapi sebuah adat atau kebiasaan [ Read More ]
Kita mungkin pernah mengalami kesedihan yang teramat sangat, misalnya ketika ditinggal pergi oleh orang yang kita sayangi, gagal dalam studi, terkena PHK atau peristiwa lainnya. Atau malah bisa sebaliknya, kita mengalami kegembiran, keberhasilan atau kesuksesan karena ada yang melatarbelakangi itu, misalnya bisa memulai bisnis karena mempunyai modal, bisa sukses di studi karena mempunyai otak yang cerdas, dan lain sebagainya. Artinya sesuatu itu dilakukan karena ada “sesuatu” lain yang melatar [ Read More ]








